Bagi David, beasiswa difabel bukan sekadar bantuan finansial, tetapi kesempatan untuk mewujudkan mimpi yang dulu terasa mustahil. David mengambil skripsi dengan judul Improving English writing text of 12th grade students with physical impairments using Instagram feed in SLB YPAC Surabaya.
“Terima kasih UM Surabaya sudah mewujudkan mimpi saya, mimpi yang dulu hanya tertulis di atas kertas, tapi kini saya bisa membuktikannya,” katanya.
Lulus dengan predikat cumlaude menjadi babak baru dalam hidup David. Ia mengaku sudah menyiapkan rencana ke depan dengan membuka kursus bahasa Inggris online agar bisa tetap produktif dan berbagi ilmu kepada orang lain.



