Direktur Pesantren Kemenag Basnang Said mengatakan, Santri Film Festival merupakan bukti bahwa pesantren kini semakin terbuka terhadap dunia kreatif tanpa kehilangan ruh spiritualitas dan tradisi kakehasannya.
“Film adalah medium dakwah kultural yang sangat efektif di era digital. Melalui SANFFEST, para santri belajar mengemas nilai-nilai Islam, kearifan lokal, dan pesan kemanusiaan universal dalam bahasa visual yang dapat diterima oleh masyarakat luas,” ujar Basnang.
SANFFEST 2025 dimulai dengan Ta’aruf Film yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional, seperti Habiburrahman El Shirazy, Deddy Mizwar, Asma Nadia, dan Ustadz Erick Yusuf. Mereka akan memberikan pembekalan seputar nilai-nilai syariat dalam seni perfilman serta praktik produksi film berbasis nilai dan kearifan lokal.



