“Perguruan tinggi dituntut hadir, tidak sekadar melalui teori, tetapi melalui karya nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat,” ujar Khofifah.
Ia menjelaskan konsep Kampus Berdampak merupakan ajakan agar perguruan tinggi tidak berhenti sebagai menara gading ilmu pengetahuan, tetapi menjadi mercusuar peradaban yang mampu menjawab tantangan sosial, kemiskinan, kesenjangan, kesehatan, hingga isu lingkungan dan energi.
Menurutnya, perguruan tinggi berperan penting menghadirkan riset yang melahirkan teknologi tepat guna untuk pemberdayaan desa, solusi kesehatan digital yang menjangkau pelosok, inovasi energi terbarukan, dan gagasan kebijakan berbasis data.




