Mengapa orang memilih sebuah partai, dan tidak memilih yang lainnya?
Setidaknya ada 8 logika, mengapa orang memilih partai.
1. Logika Tokoh
Ada orang memilih partai karena tokoh di partai tersebut. Misalnya, Pilih PKB karena Gus Dur, Pilih PAN karena Amien Rais, Pilih PBB karena Yusril. Pilih PKS karena HNW. Untuk pemilih yang memilih partai karena tokoh, sodorkan tokoh partai anda yang sesuai dengan yang disukainya.
2. Logika Media
Ada orang memilih partai karena popularitasnya dan performanya di media massa bagus. Siapa yang paling sering muncul di media, paling disukai, itulah yang dipilih. Maka terhadap orang ini sodorkan kliping koran atau media online atau Klip TV yang memuat kiprah partai anda, sebanyak-banyaknya.
3. Logika Budaya
Ada orang memilih partai karena partainya bersahabat atau bernuansa sesuai dengan budaya dimana ia tumbuh. Maka bagi orang seperti ini penting menunjukkan nuansa lokal seperti pakaian, bahasa, seni, karakter khas, humor khas, dan sejenisnya.
4. Logika Momentum Historis
Ada orang memilih partai karena sebuah peristiwa atau momentum yang berdekatan dengan pemilu. Misalnya saat reformasi, orang cenderung memilih partai oposan orde baru. Setelah 212, orang cenderung memilih partai tertentu. Di malaysia, skandal pemerintah berujung pada kemenangan oposisi. Disini, momentum apa yang bisa digunakan, itu yang perlu dicermati. Sehingga berbuah kepada gelombang dukungan. Di tingkat mikro, kita juga bisa mengenali momentum historis apa yang melekat pada seorang pemilih, dan dari situ kita bisa mengaitkan dg partai anda (jika momentumnya positif) atau tidak mengaitkan dengan partai anda (jika momentumnya negatif).
5. Logika Jaringan
Ada orang yang memilih partai karena ia berada dalam jaringan dimana orang di dalam jaringan tersebut memilih partai tersebut. Misalnya jaringan profesi, jaringan olahraga, jaringan pedagang, jaringan keagamaan, jaringan kepemudaan, dan lain-lain. Tunjukkan bahwa tokoh dan beberapa orang dalam jaringan memilih partai anda, maka ia pun akan mengikuti.
6. Logika Ideologi
Ada orang memilih partai karena ideologi dalam partai tersebut. Misalnya nasionalisme, islamisme, sosialisme, liberalisme. Ikatan pemilih ini biasanya paling kuat. Bahkan sampai membela mati. Gesang pejah nderek partai ini.
Terhadap orang ini anda tunjukkan bahwa ada kesamaan ideologi yang dianutnya dengan ideologi partai anda.
7. Logika Kampanye
Ada orang memilih partai karena performanya yang bagus saat kampanye. Apakah karena alat peraga dan bahan kampanye nya yang mengena, atau kampanye akbar nya yang hingar bingar, atau massanya banyak saat kampanye. Orang seperti ini bisa diajak dan dilibatkan dalam aktivitas kampanye, minimal sebagai peserta atau penonton. Pastikan orang ini mengetahui betapa bagusnya kampanye partai anda.
8. Logika Pragmatis
Ada orang yang memilih partai karena apa yang diberikan partai itu untuknya. Apakah pernah ditolong, diadvokasi, diberi sembako, diberi uang, dilayani ambulans, diberi pekerjaan, diberangkatkan rekreasi, dan lain-lain. Terhadap orang seperti ini perlu dicermati sesuatu apa yang bisa diberikan agar efektif menghasilkan suara. Sebab bisa sangat berbeda antar orang satu dengan lainnya, atau satu tempat dengan tempat lainnya. Dan pastikan bahwa pemberian atau pertolongan anda tidak menyalahi aturan pemilu.
Itulah secara singkat, 8 logika pilihan politik massa.
Wallahu a’lam bishshawab



